Belajar Forex : Mengenal Trend Market Dalam Forex Trading

Belajar Forex : Mengenal Trend Market

Ini Dia Teknik Gampang Menentukan Trend
Belajar Forex Trading kali ini akan mempelajari mengenai Trend market. Apa itu trend market? yang dimaksud dengan trend market adalah kecenderungan pergerakan harga market pada rentang waktu periode tertentu di mana harga umumnya bergerak dalam satu arah. Bull market trend bergerak ke atas, sementara Bear market trend bergerak menuju ke bawah. Sehingga saat kita bisa masuk di awal trend dan keluar diujung trend, kita mendapatkan point yang sangat banyak.

Cara menentukannya Kita cukup melihat pembukaan pasar, jika pembukaan pasar hari ini lebih tinggi dari pembukaan pasar kemarin, maka trend sedang naik.Sebaliknya, jika pembukaan pasar hari ini lebih rendah dari pembukaan pasar hari kemaren, maka trend sedang turun. Trend UP berubah menjadi trend DOWN saat harga sekarang bisa menembus harga terendah di hari kemarin, dan Trend DOWN berubah menjadi Trend UP jika harga sekarang telah menembus harga tertinggi kemarin. Selalu cek berita forex hari ini untuk menentukan trend. Setelah memahami trend, anda tinggal buy ketika trend UP dan sell saat trend Down.
Pengamatan dasar di atas hanya berfungsi untuk mengenali keadaan saat ini dan yang telah lalu. Setelah harga terkonfirmasi dalam trend tertentu, Anda belum bisa menafsirkan ke arah mana harga akan bergerak selanjutnya walau pemahaman ini sangat penting untuk panduan membuka posisi trading. Kunci melengkapi analisa ada di pembacaan momentum atau kekuatan trend. Jika momentum tinggi, maka harga disinyalir masih kuat melanjutkan trend sebelumnya. Namun sebaliknya, jika momentum mulai melemah, maka harga kemungkinan besar akan memasuki kondisi sideways atau justru langsung putar balik ke arah trend yang lain.

Lalu bagaimana cara mengetahui momentum harga dengan akurat? Bisa dengan menggunakan indikator oscillatpr. Saat ini ada banyak indikator oscillator yang bisa membantu, namun sebenarnya, momentum juga bisa diketahui dari Price Action atau pola harga di chart. Ada 3 cara yang bisa diterapkan, di antaranya adalah:

Perubahan Posisi High Low
Saat sebuah trend melaju kencang, kondisi High dan Low yang ideal adalah terus bergerak dalam arah yang semenstinya. Jika uptrend maka High Low harusnya terus meninggi, sebaliknya, apabila keadaan harga sedang downtrend High Low harusnya menurun. Maka dari itu apabila High dan Low harga tiba-tiba turun dalam suatu uptrend, berhati-hatilah, karena itu bisa menjadi pertanda awal dari melambatnya momentum uptrend.

Jarak High Low
Anda juga dapat mengukur jarak High Low untuk mempelajari melihat momentumnya. Di kondisi uptrend, yang perlu Anda lihat adalah jarak antar Low saja,. Jika jarak tersebut semakin rapat, maka itu bisa menjadi sinyal pelemahan momentum. Sebaliknya untuk skenario downtrend, Anda bisa mengamati jarak antar High.

Price Clustering
Perubahan posisi dan jarak High Low yang semakin mendekat kadang tak terjadi secara terpisah, harga juga sering melakukan kedua hal itu secara bersamaan, ketika buyer atau seller sudah tak kuat melanjutkan momentum dari trend awalnya. Situasi ini disebut sebagai Price Clustering, karena menghasilkan suatu pergerakan harga yang berdesak-desakan dalam range sempit di chart.